Inilah Konsekwensi Menggunakan Ponsel Android Low End

Kehadiran os buatan google,android telah menyebabkan demam smartphone android bagi para pecinta gadget di seluruh dunia.Mereka berlomba mendapatkan nya hanya untuk mencicipi kemudahan os android,seolah ingin menanggapi permintaan konsumen yang begitu banyak akan atusias ponsel android para vendor ponsel berlomba mengeluarkan varian android dari berharga mahal hingga murah baik vendor global maupun lokal.

Dulu awal kehadiran ponsel android memang harganya tak terjangkau masarakat banyak tapi kini seiring banyaknya vendor yang berlomba  merilis makanya harganya kian terjangkau bahkan kini ada ponsel android di bawah satu juta rupiah.Sistem operasi yang terbuka membuat harga ponsel android bisa di tekan.Para vendor tak perlu membeli lisensi untuk memproduksi ponsel android dan google sang empunya android tak ikut campur dalam proses pembuatannya.

Tapi apakah ponsel android berharga murah tak memiliki kekurangan,,?jelas pasti ada pepatah mengatakan harga akan berbanding lurus dengan harga.Berikut konsekuwensi yang anda terima bila membeli ponsel android low end yang saya kutip daro liga ponsel:

1. Layar berkualitas rendah
Layar menjadi hal penting dalam smartphone Android, baik untuk navigasi ataupun memberi kenyamanan pada mata. Karena, tidak menutup kemungkinan smartphone Android digunakan untuk membaca.

Smartphone dengan resolusi HVGA, di bawah 480 x 320 piksel, tidak mendukung secara optimal pengolahan gambar aplikasi-aplikasi hiburan. Ketika memainkan game dengan grafis tinggi, Anda tidak akan menemukan sensasi game tersebut.

2. Prosesor dan RAM dengan clock speed rendah
Tahun 2011 menjadi tahunnya smartphone dengan prosesor dual core. Dan tahun 2012 ini, para vendor telah bersiap membekali produk mereka dengan prosesor quad core.

Konsekuensinya, kinerja pemrosesan dari smartphone Android juga meningkat. Para developer pun merancang aplikasinya untuk perangkat berprosesor dual atau quad core. Sehingga, smartphone Android dengan prosesor single core tidak cukup baik menjalankan aplikasi-aplikasi populer saat ini.

Selain itu, ukuran RAM yang kecil akan menghambat kinerja ketika Anda harus membuka banyak aplikasi di saat bersamaan atau multitasking. Untuk dapat menjalankan aplikasi-aplikasi hiburan, RAM 1GB menjadi ukuran yang dirasa ideal sekarang ini.

3. Rendahnya kualitas materi yang digunakan
Yang diharapkan dari Android tentu tak hanya sekadar fungsinya, namun juga ketahanannya, karena Anda akan menggunakannya untuk beberapa tahun. Menjatuhkan smartphone tentu pernah dialami semua orang atau bahkan terendam air selama beberapa saat.

Smartphone yang dibuat dari bahan-bahan murah tentu lebih rentan rusak. Sementara layar pada smartphone yang mengincar segmen high-end, kebanyakan telah dilapisi Gorilla Glass agar terhindar dari pecah dan gores.

4. Tidak dapat update OS Android terbaru
Samsung memang rajin memberikan update Android versi terbaru ke ponsel-ponsel buatannya. Misalnya, Android 4.0 untuk beberapa smartphone Galaxy. Namun, sayangnya tidak untuk produk-produk low-end.

Setelah anda tahu akan membuat anda semakin mengerti , jadi sebelum membeli bisa memprtimbangkan dulu dan setelah membeli tak merasa kecewa.Dan saran saya belilah ponsel android bermerek agar bila rusak suku cadangnya mudah mencarinya dan dari sisi hardwarenya berkualitas dan awet.

Perihal KUAT
saya kuat abu menjadikan setiap pengalaman adalah pelajaran yang berharga untuk menjadi lebih baik

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: