Fenomena Langka,Besok Venus Melintas di Depan Matahari

Masyarakat di seluruh Indonesia bisa menyaksikan fenomena alam langka, yakni melintasnya Bintang Kejora atau Planet Venus di depan Matahari. Kejadian ini akan berlangsung pada Rabu 6 Juni, besok, mulai dari pagi hingga siang. Peristiwa ini merupakan peristiwa yang sangat langka terjadi karena baru akan terulang pada Desember 2117.

“Kejadian ini pernah terjadi pada 8 Juni 2004. Namun karena siklusnya 8 tahun-105 tahun-8 tahun, maka fenomena ini baru akan terjadi lagi pada tahun 2117,” ucap Peneliti dan Astronom Observatorium Bosscha, Evan Irawan Akbar, Selasa (5/6/2012).

Peristiwa alam itu, ujar Evan, bakal terjadi dari pukul 05.09 WIB sampai 11.49 WIB dengan puncak transit Planet Venus di Matahari terjadi pada pukul 8.29 WIB. Pergerakan Bintang Kejora ini akan mulai dari arah kiri ke kanan.
Akan tetapi, karena di Indonesia bagian barat pada pukul 05.09 matahari belum terlihat (terbit), maka fenomena ini belum bisa dilihat. Hal ini akan jelas terlihat secara utuh dari awal sampai akhir di Indonesia bagian timur.

Evan menjelaskan, peristiwa ini tidak berdampak apa-apa terhadap sistem tata surya. Kejadian ini hanya merupakan konsekuensi karena posisi Planet Bumi lebih jauh dari Venus. Tapi, para ahli astronom di era 1700 menjadikan kejadian ini sebagai alat ukur untuk menentukan jarak dari Bumi ke Matahari. Planet Venus memiliki diameter 12.100 atau 95 persennya dari ukuran bumi atau 1/3 jarak Bumi ke Matahari sekira 41.840.000

Fenomena ini bisa diamati di seluruh Indonesia, sedangkan di Observatorium Bosscha hanya akan melakukan pengamatan tertutup dan tidak terbuka untuk umum. Namun Evan mengingatkan supaya tidak melakukan pengamatan secara langsung melihat ke Matahari karena beresiko terhadap penglihatan.

Pengamatan yang aman dan simpel bisa menggunakan cara proyeksi/pinhole camera projection atau proyeksi lubang jarum. Dari lubang kecil yang dibuat di salah satu sisinya akan menghasilkan bayangannya di sisi seberang bagian yang lain. “Rencananya kami dan tim akan melakukan pengamatan dengan menggunakan Teropong Surya dan Teropong Bamberg mulai pukul 06.30. Mudah-mudahan saja cuaca di sekitar Lembang tidak mendung,” harapnya.

sumber:okezone.com

Perihal KUAT
saya kuat abu menjadikan setiap pengalaman adalah pelajaran yang berharga untuk menjadi lebih baik

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: