Yatim di Usia Dini

Ilustrasi

Saat itu seorang nenek sedang memangku cucunya di lantai di sebelahnya seorang wanita kira kira usianya 30 tahunan sedang asik memainkan ponsel miliknya tak tahu apa yang di lakukan mungkin sedang update status facebook atau pun sedang cek twitter mungkin juga sedang membalas sms, dia lah ibu dari balita tersebut.Di sekitar sang nenek  di kelilingi oleh bocah yang rata rata masih di bawah 10 tahun ada juga seorang wanita tak jauh dari nenek tersebut menimang sang cucu usia 28 tahun sedang asik bermain dengan anaknya berusia 3 tahun.Memang ruang tersebut sedang ramai maklum saja saat itu sedang kumpul  keluarga jadi ramai sekali,suasana malam itu seperti taman kanak kanak saja ada banyak bocah bocah dan mainan berserakan di sana sini.

Saat ku baru datang ku lihat balita di pangkuan sang nenek menyodorkan ke dua tangan imutnya ke arah ku menandakan dia ingin di gendong,lalu ku coba mendekatinya setelah ku sampai langsung saja anak kecil itu ikut.Semua yang ada di sekitar ku merasa heran kenapa baru saja ketemu minta ikut padahal biasanya takut jika di ajak orang yang baru pertama ketemu.Dalam hati ku hanya bisa senyum senyum bahagia karena bisa mengajak dia.

Balita itu baru berusia 18 bulan baru bisa merangkak sesekali dia belajar berdiri dan berjalan namun masih saja gagal.Saat di dengarkan music dangdut yang di suka pasti ikut joget,maklum saja bapaknya dulu juga hobi joget dangdut pepatah mengatakan like father like son.Dia begitu lucu dan imut bila ada orang melihat pasti ingin menggendonya.

Namun di balik lucu dan imutnya ada kisah sedih saat masih usia satu bulan,pada saat itu bapaknya di panggil sang pencipta dan pergi untuk selamanya dan tak kan kembali lagi melihat anaknya yang baru di lahirkan.Meninggal karena kecelakaan saat membawa truk di luar kota,bapak balita itu adalah seorang sopir,kecelakaan telah menjadi resikonya yang tak bisa di hindari dan harus di hadapi demi menghidupi keluarga yang di cintai.Memang setiap pekerjaan mengandung resiko yang harus di tanggung karena itu dedikasi setiap pekerjaan apa pun di lakukan dan tak merasa gentar oleh resiko menghadang di depanya.

Sungguh kasihan sekali balita tersebut baru satu bulan sudah di tinggal sang ayah tercinta untuk selamanya padahal dia masih sangat membutuhkan kasih sayang dari seorang ayah yang akan membibing kehidupanya hingga usia remaja.Mungkin tuhan telah memiliki rencana lain untuk nya mungkin tanpa seorang ayah kelak dia akan menjadi sosok yang tangguh dan pantang menyerah menghadapi setiap rintangan dan akan menjadi kebanggaan sang ibu.

Berbahagialah yang masih mempunyai ke dua orang tua hingga sekarang ini karena tak semua orang bisa mendapatkan limpahan kasih sayang ke dua orang tua hingga usia remaja dewasa bahkan hingga usia tua sekali pun.Janganlah membuat hati orang tua bersedih karena tingkah kita, bila belum bisa membahagikan mereka setidaknya jangan menyakiti perasaanya.Ridho tuhan adalah ridho yang berasal dari orang tua.

Setiap cobaan yang di berikan tuhan adalah sebuah anugrah yang harus di syukuri bukan hal yang harus di sesali, Ia memberikan cobaan kepada setiap hambanya sesuai dengan kemampuanya,jadi saat tuhan memberikan cobaan kepada kita berarti kita mampu untuk melewati.

Perihal KUAT
saya kuat abu menjadikan setiap pengalaman adalah pelajaran yang berharga untuk menjadi lebih baik

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: