Cantik dan Terjaga

Cantik,,,siapa sih perempuan yang tak ingin cantik dan siapa sih lelaki yang menolak bila mendapatkan pasangan cantik.Namun apakah cantik saja cukup,,,? Tentu saja tidak karena kecantikan terkadang membuat petaka bagi pemiliknya bila tidak di jaga dengan baik.

Saya punya teman seorang remaja perempuan cantik baik dan pakai jilbab pula.Dia juga merupakan lulusan pondok pesantren di kota jogja.Dalam pergaulan meski cantik tapi membatasi misal jika mau keluar rumah harus di dampingi keluarga atau saudara dekat.Hal itu tak luput dari aturan dari orang tua agar pergaulannya terjaga dan tak terbawa arus buruk dari pergaulan remaja saat ini yang sangat mengkhawatirkan.

Sebenarnya pertama dia merasa tidak nyaman dengan aturan ketat dari orang tua namun seiring waktu berjalan dia memahami bahwa orang tua memberikan yang terbaik bagi anaknya.

Mungkin bila orang tuanya memberikan kebebasan dalam bergaul sangat memungkinkan akan terjerumus dalam pergaulan tidak sehat yang kan merenggut masa depanya.

Saya sangat mengapresiasi dengan orang tua yang demikian terhadap anak gadisnya,coba anda hitung sudah berapa puluh gadis hamil di luar nikah atau menggugurkan kandungan akibat pergaulan bebas.

Pastinya kita tak bisa menghitung dengan jari dan butuh kalkulator tuk menghitungnya.Orang tua adalah benteng utama dalam menjaga anak anaknya dari pangaruh buruk dari luar.

Jika pengawasan lemah maka siap siaplah untuk mengalami kejadian mengejutkan dari anak gadisnya.

Belajar Kehidupan dari Ustadz Bachtiar Nasir

Saya sempat takjub terhadap isi ceramah yang di berikan ustadz bachtiar nasir di tv satelit share channel.Dalam ceramahnya beliau menyampaikan bahwa jangan belajar sama tembok tapi belajarlah sama manusia yang artinya jangan terpukau mencari sekolah yang temboknya bagus,sekolah dengan kualitas bilingual atau trilingual namun carilah yang gurunya bagus secara akhlak dan kualitas.

Ustadz bachtiar nasir mencontohkan jika anak anak palestina di tangkap tentara israel kemudian di jebloskan penjara maka para orang tua akan bangga karena bila keluar akan menjadi manusia hebat yang bisa. memukul mundur tentara zionis israel.Dari mana anak anak tersebut belajar yaitu dari para guru yang hebat di penjara israel.

Memang saat ini banyak orang tua yang masih memandang kualitas pendidikan yang bagus di lihat dari megahnya bangunan lengkapnya fasilitas dan elitnya gaya belajar seperti menganut bilingual trilingual atau apa pun itu.Padahal pendidikan yang bagus itu di lihat dari kualitas sang pengajar itu seperti yang di sampaikan ustadz bachtiar nasir.

Berdakwah Ala Pengamen Jalanan

Ilustrasi

Berdakwah bukan hanya bisa di lakukan oleh ulama,kiyai atau ustadz tapi kita semua bisa melakukanya sesuai dengan ilmu agama yang kita tahu.Sekecil apa pun itu akan sangat bermanfaat agar nilai nilai islam bisa di sampaikan ke orang lain.

Pengamen jalanan pun bisa berdakwah menyampaikan nilai nilai islam dengan cara mereka yaitu mengamen membawakan lagu bernuansa religi meskipun niat mereka mencari uang tapi terselip di dalamnya satu kebaikan yaitu mengajak orang ingat kepada sang maha pencipta ALLAH SWT.Saat saya di dalam bus menjumpai dua orang pengamen membawakan lagu lir ilir dengan gubahan lirik yang mereka tambahakan tanpa mengurangi makna dari lagu aslinya.Dengan bermodal gitar dua orang pengamen yang saja jumpai menyanyikan lagu lir ilir dengan penjiwaan yang mendalam.Saya salut dengan pengamen tersebut karena telah menyampaikan nilai nilai islam dengan cara mereka.

Kita semua bisa berdakwah menyampaikan ilmu agama yang kita ketahui sekecil apa pun itu sebab akan berguna bagi semua,ilmu yang  bermanfaat adalah ilmu yang di sampaikan ke orang lain.Apalah arti mempunyai banyak ilmu tapi hanya di simpan saja itu akan percuma saja,kalau harta di berikan akan berkurang tapi jika ilmu yang di berikan maka akan bertambah.

Tertarik kan ilmu anda tiap hari bertambah,,? mari dari sekarang sampaikan ilmu yang kita punya kepada dunia.

Kisah Ahli Ibadah Yang Menjadi Penghuni Neraka

Illustrasi

Kisah ini diriwayatkan dari Wahb bin Munabbih radhiyallahu ‘anhu. Ada seorang ahli ibadah di kalangan bani israel. Dia adalah orang yang paling tekun beribadah pada zamannya. Pada saat itu ada tiga orang laki laki bersaudara yang memiliki satu saudari lagi, seorang gadis. Ketika mereka hendak pergi untuk ikut dalam perngiriman satuan pasukan, mereka tidak tahu siapa yang akan menjaga dan melindungi saudari mereka, dan kepada siapa dia akan dititipkan. Maka mereka sepakat untuk menitipkan saudari mereka kepada laki laki ahli ibadah di kalangan Bani Israel.

Dengan penuh keyakinan mereka mendatangi ahli ibadah itu dan memintanya untuk sudi dititipi saudari mereka, yang berarti saudari mereka itu harus menetap di tempat ahli ibadah dan dalam lindungannya hingga mereka kembali dari peperangan. Namun ahli ibadah menolak permintaan mereka dan dia berlindung kepada Allah dari keberadaan saudari mereka. Mereka terus mendesak ahli ibadah itu hingga akhirnya dia berkenan. Ahli ibadah itu berkata, “Suruhlah dia menginap di sebuah bilik di lantai bawah biaraku.”

Maka mereka menempatkan saudarinya di bilik yang dimaksudkan kemudian mereka meninggalkannya. Dengan begitu, gadis tersebut berada di tempat ahli ibadah untuk sekian lama, yang selama itu pula ahli ibadah turun dari biaranya untuk memberikan makanan kepada sang gadis. Dia meletakkan makanan di dekat pintu biara, kemudian menutupnya kembali lalu naik ke lantai atas dalam biaranya. Setelah itu sang gadis keluar dari biliknya untuk mengambil makanan yang sudah diletakkan ahli ibadah.

Setan cukup sabar menghadapi ahli ibadah itu dan senantiasa membuatnya senang melakukan kebaikan, sambil membesar besarkan masalah jika gadis itu keluar pada siang hari dan menakut nakutinya andaikan ada orang lain yang melihat keberadaan gadis itu di biaranya. Maka setan menambahi tipu muslihatnya dengan berkata, “Andaikan engkau mau berjalan ketika membawa makanannya , lalu engkau meletakkannya didepan biliknya, tentu pahalamu semakin bertambah besar.”

Setan terus menerus membujuknya hingga dia mau berjalan mendekati bilik gadis dan meletakkan makanannya di depan pintunya, tanpa berbicara sedikitpun. Hal ini terjadi hingga beberapa lama.

Iblis mendatangi ahli ibadah lagi dan memberinya anjuran tentang pahala yang akan diperolehnya di sisi Allah jika dia mau mengerjakannya. Iblis berkata, “Andaikan saja engkau mau keluar dari biaramu dan duduk lebih dekat lagi ke pintu bilik si gadis itu serta berbincang bincang dengannya tanpa perlu keluar dari sana.” Ahli ibadah melakukan anjuran Iblis ini dan hal ini berjalan hingga beberapa lama.

Kemudian Iblis mendatangi ahli ibadah dan berkata, “Andaikata engkau mau masuk ke dalam bilik gadis itu, berbincang bincang dengannya dan tanpa diketahui seorang pun, maka hal ini tentu lebih baik bagimu.” Maka sehari penuh ahli ibadah menemani sang gadis di dalam biliknya. Ketika hari sudah senja, dia keluar dan naik ke lantai atas dari biaranya

Iblis mendatangi ahli ibadah dan terus menerus membujuknya, hingga dia berani memegang paha sang gadis dan Baca pos ini lebih lanjut

Belajar Bangkit dari Sang Kecoa

Banyak orang yang merasa jijik melihat hewan yang satu ini kocoa habitatnya memang identik dengan lingkungan yang kotor seperti di tempat sampah di pekarangan di sela sela genteng yang di tumpuk di tanah.Bermacam jenis kecoa ada yang kecil biasanya hidup di tanah sering di gunakan sebagai pakan untuk memancing ada yang besar biasa memasuki lingkungan rumah dan ini yang sering menggangu tak jarang orang menyemprotkan obat serangga untuk membunuhnya.

Tapi di balik kejijian setiap orang pada kecoa sebenarnya ada pelajaran berharga di dalam nya.Pernakahkan ada melihat kecoa yang besar biasa memasuki rumah dan tubuh nya terbalik kaki di atas tubuh di bawah seperti tidur terlentang perhatikan baik baik kecoa itu akan kesulitan ke posisi semula yaitu kaki di atas ia dengan segala daya terus berupaya ke posisi semula pantang menyerah meskipun usahanya tak tentu akan berhasil tapi dengan keoptimisan dan keyakinan yang tuhan berikan kepada setiap mahluk ciptaan nya kecoa tak mempunyai rasa putus asa dan mengeluh kenapa dia di ciptakan tak seperti hewan lain yang bisa dengan mudah berdiri dan lari setelah jatuh

Kecoa telah mengejarkan kepada untuk tidak mudah putus asa dalam menjalani kehidupan ini meskipun masalah berat menimpa kita di ajarkan untuk tetap berusaha bangkit meskipun kita menyangka itu tidak mungkin.Jangan lah melihat setiap problema itu beban tapi lihatlah keuntunganya dengan adanya itu kita akan naik kelas yang lebih tinggi setiap masalah hakekatnya sebuah ujian bila berhasil melewatinya kita menjadi pribadi yang naik kelas,naik kelas berarti pintar dan terus tak samapai di situ kita akan selalu di uji bila akan naik ke tingkat yang lebih tinggi lagi.

Terima kasih tuhan engkau telah menciptakan kecoa sehingga kami bisa belajar akan sifat tak mudah putus asa dan ingin terus bangkit dari setiap cobaan hidup yang menimpa.

Kumpulan Kata Bijak

illustrasi

Lebih baik menguasai satu bidang ilmu dari pada tahu banyak ilmu tapi hanya setengah setengah.

Bila engkau menanam padi pasti akan tumbuh rumput tapi bila kamu menanam rumput jangan mengharapkan akan tumbuh padi.bila berbuat baik tak selamanya akan dibalas kebaikan juga tapi bila berbuat kejahatan jangan mengharapkan akan di balas dengan kebaikan.

Lebih baik makan singkong dari pada makan roti tapi cuma mimpi

Kita kadang terlalu memikirkan hal hal yang kurang penting dalam hidup sehingga kita melupakan hal terpenting menjadikan yang kurang penting menjadi penting dan yang penting menjadi tak penting.

Saat Manusia di lahirkan di muka bumi dengan iringan kumandangan adzan manusia masuk liang lahat tuk kembali ke pangkuan ilahi juga hanya kumandang adzan yang mengiringi.Tak ada suara yang terindah selain suara adzan yang kan setia menyertai perjalanan hidup seorang manusia

Setiap orang mempunyai mimpi dan setiap impian tak harus menjadi kenyataan karena tuhan telah mempunyai rencana lebih indah ketika mimpi itu tak menjadi kenyataan.

Bila diam itu emas maka berbicara itu berlian,lebih baik diam dari pada berkata tapi hanya menyakitkan berkatalah layaknya berlian yang kan mengindahkan sekitarnya seperti kilau nya yang membuat setiap orang yang ada mendekat dan ingin melihatnya.

Manusia yang lahir ke dunia adalah pilihan terbaik dari sang pencipta terlahir dari jutaan calon manusia yang ingin di lahirkan dari rahim seorang ibu.Jadi tak ada kata rendah diri apa lagi mengeluh atas kekurangn yang ada dalam diri.

Mengikuti suara terbanyak belum tentu itu sumber kebenaran,karena sumber kebenaran sejati ada pada kitab suci yang di turunkan tuhan melalui seorang utusanya yaitu nabi

Setiap yang ada di dunia ini tak semua bisa di jelaskan oleh ilmu pengetahuan karena ilmu pengetahuan manusia memiliki keterbatasan makanya di perlukan agama sebagai landasanya

Kisah Pelacur Yang Menjadi Ahli Sorga

Hidayah Allah bisa datang kepada siapa saja yang di kehendakiNYA sebagai pelajaran agar kita bisa memetik hikmah di dalamnya.Ini adalah kisah tentang Al Malikah sang pelacur yang menjadi ahli sorga setelah bertemu dengan pemuda saleh bagaimana kisahnya berikut dari ramadan.detik.com

Suatu ketika di suatu negeri, hiduplah seoarang wanita bernama Al-Malikah. Dia adalah wanita tunasusila keturunan Bani Israil. Al-Malikah dikenal di negerinya sebagai pelacur kelas atas. Bayaran yang ia peroleh juga cukup tinggi.

Kecantikannya sangat terkenal sehingga banyak pemuda yang menyukainya. Tidak terkecuali seorang pemuda bernama Abid. Abid sebenarnya pemuda miskin yang taat ibadah. Namun kepopuleran paras cantik Al-Malikah di seantero negeri rupanya telah menggoda keimanan sang pemuda untuk mencoba menikmati kecantikan Al-Malikah.

Sayangnya untuk bisa bertemu Al-Malikah, Abid harus mengeluarkan biaya sebesar 100 dinar. Karena besarnya uang bayaran itu, Abid harus bekerja sekuat tenaga untuk mengumpulkan uang. Dia ingin bertemu dengan ‘pujaan’ hatinya. Setelah uang terkumpul, datanglah Abid menemui Al-Malikah.

Namun sesuatu yang mengejutkan terjadi. Ketika Abid telah berada di hadapan Al-Malikah, tiba-tiba tubuhnya menjadi gemetar. Keringat bercucuran keluar dari sekujur tubuhnya. Yang terjadi, sang pemuda justru ingin lari dari tempat itu. Al-Malikah malah menjadi heran dengan tingkah Abid yang mendadak berubah.

Ketika Al-Malikah sudah berada di depannya, Abid justru teringat akan Rab-nya. “Aku takut kepada Allah, bagaimana aku mempertanggungjawabkan perbuatan maksiatku nanti,” kata Abid.

Ucapan Abid yang spontan malah membuat Al-Malikah terkejut. Entah bagaimana, ucapan Abid seakan menjadi wasilah yang memberi kesadaran kepada Al-Malikah. Di luar dugaan, hati Al-Malikah tersentuh oleh ucapan Abid yang polos itu.

Abid pun lantas pergi menjauh meninggalkan Al-Malikah. Kakinya langsung berjalan seribu langkah. Namun tanpa diduga, belum jauh Abid meninggalkan tempat itu, Al-Malikah mengejar dan menghentikan langkah Abid. Al-Malikah mencegah Abid. Tapi bukan untuk memaksa Abid untuk berzina. Yang dilakukan Al-Malikah justru meminta Abid menikahinya. Perempuan itu tiba-tiba menangis di depan Abid, sambil memohon-mohon. Tentu saja kini giliran tingkah Al-Malikah yang membuat heran Abid.

Bahkan dengan nada mengancam, Al-Malikah tidak akan melepaskan langkah Abid sebelum pemuda itu benar-benar berjanji menikahinya. Namun usaha Al-Malikah sia-sia. Abid berhasil menjauh hingga menghilang dari pandangan Al-Malikah.

Keteguhan iman sang pemuda rupanya telah menawan hati Al-Malikah. Kata-kata keimanan yang keluar dari mulut Abid benar-benar telah membuka hati, mata dan pikiran sang wanita. Usai pertemuan yang awalnya untuk bertransaksi maksiat kepada Allah itu, Al-Malikah bertekad untuk Baca pos ini lebih lanjut

Petuah Imam Ghazali

al-ghazali

Suatu hari, Imam Al-Ghazali berkumpul dengan murid-muridnya lalu beliau
bertanya :

Soalan pertama
Imam Ghazali : Apakah yang paling dekat dengan diri kita di dunia ini?
Murid 1 : Orang tua
Murid 2 : Guru
Murid 3 : Teman
Murid 4 : Kaum kerabat

Imam Ghazali : Semua jawaban itu benar. Tetapi yang paling dekat dengan
kita
ialah MATI. Sebab itu janji Allah bahawa setiap yang bernyawa pasti akan
mati ( Surah Ali-Imran:185) .

Soalan kedua
Imam Ghazali : Apa yang paling jauh dari kita di dunia ini ?
Murid 1 : Negeri Cina
Murid 2 : Bulan
Murid 3 : Matahari
Murid 4 : Bintang-bintang

Iman Ghazali : Semua jawaban itu benar. Tetapi yang paling benar adalah
MASA LALU. Bagaimanapun kita, apapun kenderaan kita, teta! p kita tidak
akan dapat kembali ke masa yang lalu. Oleh sebab itu kita harus menjaga
hari ini, hari esok dan hari-hari yang akan datang dengan perbuatan yang
sesuai dengan ajaran Agama.

Soalan ketiga
Iman Ghazali : Apa yang paling besar didunia ini ?

Murid 1 : Gunung
Murid 2 : Matahari
Murid 3 : Bumi

Imam Ghazali : Semua jawaban itu benar, tapi yang besar sekali adalah HAWA
NAFSU (Surah Al A’raf: 179). Maka kita harus hati-hati dengan nafsu kita,
jangan sampai nafsu kita membawa ke neraka .

“Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk neraka jahanam banyak dari jin dan
manusia yang mempunyai hati (tetapi) tidak mahu memahami dengannya
(ayat-ayat Allah), dan yang mempunyai mata (tetapi) tidak mahu melihat
dengannya (bukti keesaan Allah) dan yang mempunyai telinga (tetapi)
tidak mahu mendengar dengannya (ajaran dan nasihat); mereka itu
seperti binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi; mereka itulah
orang-orang yang lalai. ”
(Surah Al-A’raaf, Ayat 179)

Soalan keempat
Imam Ghazali : Apa yang paling berat didunia ?

Murid 1 : Baja
Murid 2 : Besi
Murid 3 : Gajah

Imam Ghazali : Semua itu benar, tapi yang paling berat adalah
MEMEGANG AMANAH (Surah Al-Azab : 72 ). Tumbuh-tumbuhan, binatang, gunung,
dan malaikat semua tidak mampu ketika Allah SWT meminta mereka menjadi
khalifah(pemimpin) di duni! a ini. Tetapi manusia dengan sombongnya
berebut-rebut menyanggupi permintaan Allah SWT sehingga banyak manusia
masuk ke neraka kerana gagal memegang amanah.’

Soalan kelima
Imam Ghazali : Apa yang paling ringan di dunia ini ?

Murid 1 : Kapas
Murid 2 : Angin
Murid 3 : Debu
Murid 4 : Daun-daun

Imam Ghazali : Semua jawaban kamu itu benar, tapi yang paling ringan sekali
didunia ini adalah MENINGGALKAN SOLAT. Gara-gara pekerjaan kita atau urusan
dunia, kita tinggalkan solat. Na’uzubillahiminzaa lik.

Soalan keenam
Imam Ghazali : Apa yang paling tajam sekali didunia ini ?

Murid- Murid dengan serentak menjawab : Pedang

Imam Ghazali : Itu benar, tapi yang paling tajam sekali didunia ini adalah
LIDAH MANUSIA . Kerana melalui lidah, manusia dengan mudahnya menyakiti
hati dan melukai perasaan saudaranya sendiri.

Republika.co.id

%d blogger menyukai ini: