Cara Memilih Ponsel Android

Sebenarnya memilih ponsel android itu mudah jika tahu kuncinya,,Pertama syarat wajib dan kedua syarat sesuai selera berikut beberapa di antaranya:

*Syarat Wajib
Beberapa syarat wajib yaitu RAM 1Gb internal memory minimal 4Gb proseseor minimal Dual Core Koneksi internet 3G HSDPA ke atas.
Ini merupakan syarat wajib agar kinerja ponsel maksimal untuk memenuhi kebutuhan pengguna yang semakin banyak seperti chating BBM Whatsapp facebook dan lain lain.

Apabila RAM kecil maka kita harus pilih pilih aplikasi yang sering di gunakan sebab jika ram penuh maka ponsel akan lemot.

Internal memory kecil maka akan sedikit aplikasi atau game yang bisa di download hal ini di karenakan tak semua game atau aplikasi bisa di masukan di eksternal memory.

Agar kinerja aplikasi berjalan baik makan prosesor paling tidak dual core.

Koneksi di bawah 3G HSDPA ke bawah yaitu Edge pada ponsel android adalah kekurangan yang sangat mencolok sebab kebutuhan chating browsing dan download di playstore akan tersendat.Sering kali playstore gagal di buka dengan koneksi edge

*Syarat Sesuai Selera
Syarat ini adalah syarat pendukung tdk perlu di pikirkan dalam dalam seperti ukuran layar resolusi camera jumlah camera kualitas audio.

Memang untuk mendapatkan ponsel android dengan syarat wajib memang membutuhkan dana sedikit lebih besar berkisar di atas 1juta.Ponsel android di bawah satu juta memang telah banyak namun penggunanya harus merasakan ada satu kekurangan yang mendasar seperti RAM hanya 512 MB bahkan ada yang 250MB ada pula yg prosesor single core Terus ada pula yang internal memori di cuma 512Mb.

Iklan

Tidak Punya Smartphone Canggih Tapi Sering di Minta Mengajari

Sampai saat ini saya belum bisa menikmati kecanggihan smarphone maupun tablet android ics atau pun jelly bean dengan status milik sendiri.Yang saya punya hanya tablet lawas advan dengan os android gingerbread.

Entah kenapa dari dulu beberapa teman meminta cara menggunakan smartphone padahal pegang saja belum,,tahu seluk beluk android hanya dari browsing menggunakan hp java.

Jauh Sebelum punya tablet advan seorang teman meminta cara mengoprasikan ponsel cross A10 ber os android gingerbread,,wah gimana nih pikir ku dalam hati pegang saja baru kali ini masa di suruh mengajari.Namun dengan keyakinan dan informasi yang sering ku baca di internet sedikit demi sedikit tahu tentang seluk beluk android.

Malahan dari mengajari mereka ku jadi semakin paham dan mengerti dan keuntunganya bila sudah punya sendiri jadi tinggal menjalankan saja.Bisa tahu lebih detail tentang perangkat android ga harus memiliki cukup mengotak atik milik teman.

Yang belum paham betul yaitu tentang blackberry karena jarang teman yang menggunakan smartphone asal canada ini.

Sampai saat ini ku pun masih di mintai tolong mengoprasikan hadset android jika ada teman yang punya smartphone baru.

Dalam mengajari ku juga tak mengharap imbalan karena bagi ku ilmu itu harus di berikan secara cuma cuma alias gratis Sebab ilmu yang bermanfaat adalah yang di ajarkan ke orang lain.

Itulah cerita sedikit dari saya semoga bermanfaat

Ternyata Perangkat Android Bisa Sinkronisasi dengan User

Sinkronisasi perangkat gadget itu umumnya dengan perangkat lain seperti contohnya smartphone dengan computer,smartphone denngat smartwatch.Bila salah satu bermasalah pasti keduanya juga ikut.

Namun ada juga percaya atau tidak dan ini terdengar aneh dan tidak masuk akal ada sinkronisasi antara perangkat dengan usernya.

Sekedar share pengalaman di saat pikiran sedikit tak menentu maka perangkat android ku juga ikut tak menentu sering blank dan kerja perangkat terasa sedikit berat,padahal tidak banyak aplikasi yang terinstal cuma 4 whatsapp,ucbrowser operamini dan juga hollo launcher dan memory pun masih mencukupi.

Biasanya perangkat android ku juga baik baik saja.Dan ini yang aku namakan sinkronisasi perangkat dengan usernya.

Terima kasih bagi yang telah membaca apa yang ada dalam pikiranku.Jika anda pernah mengalami hal serupa atau lebih unik lagi bisa share di sini,,,

Inilah Konsekwensi Menggunakan Ponsel Android Low End

Kehadiran os buatan google,android telah menyebabkan demam smartphone android bagi para pecinta gadget di seluruh dunia.Mereka berlomba mendapatkan nya hanya untuk mencicipi kemudahan os android,seolah ingin menanggapi permintaan konsumen yang begitu banyak akan atusias ponsel android para vendor ponsel berlomba mengeluarkan varian android dari berharga mahal hingga murah baik vendor global maupun lokal.

Dulu awal kehadiran ponsel android memang harganya tak terjangkau masarakat banyak tapi kini seiring banyaknya vendor yang berlomba  merilis makanya harganya kian terjangkau bahkan kini ada ponsel android di bawah satu juta rupiah.Sistem operasi yang terbuka membuat harga ponsel android bisa di tekan.Para vendor tak perlu membeli lisensi untuk memproduksi ponsel android dan google sang empunya android tak ikut campur dalam proses pembuatannya.

Tapi apakah ponsel android berharga murah tak memiliki kekurangan,,?jelas pasti ada pepatah mengatakan harga akan berbanding lurus dengan harga.Berikut konsekuwensi yang anda terima bila membeli ponsel android low end yang saya kutip daro liga ponsel:

1. Layar berkualitas rendah
Layar menjadi hal penting dalam smartphone Android, baik untuk navigasi ataupun memberi kenyamanan pada mata. Karena, tidak menutup kemungkinan smartphone Android digunakan untuk membaca.

Smartphone dengan resolusi HVGA, di bawah 480 x 320 piksel, tidak mendukung secara optimal pengolahan gambar aplikasi-aplikasi hiburan. Ketika memainkan game dengan grafis tinggi, Anda tidak akan menemukan sensasi game tersebut.

2. Prosesor dan RAM dengan clock speed rendah
Tahun 2011 menjadi tahunnya smartphone dengan prosesor dual core. Dan tahun 2012 ini, para vendor telah bersiap membekali produk mereka dengan prosesor quad core.

Konsekuensinya, kinerja pemrosesan dari smartphone Android juga meningkat. Para developer pun merancang aplikasinya untuk perangkat berprosesor dual atau quad core. Sehingga, smartphone Android dengan prosesor single core tidak cukup baik menjalankan aplikasi-aplikasi populer saat ini.

Selain itu, ukuran RAM yang kecil akan menghambat kinerja ketika Anda harus membuka banyak aplikasi di saat bersamaan atau multitasking. Untuk dapat menjalankan aplikasi-aplikasi hiburan, RAM 1GB menjadi ukuran yang dirasa ideal sekarang ini.

3. Rendahnya kualitas materi yang digunakan
Yang diharapkan dari Android tentu tak hanya sekadar fungsinya, namun juga ketahanannya, karena Anda akan menggunakannya untuk beberapa tahun. Menjatuhkan smartphone tentu pernah dialami semua orang atau bahkan terendam air selama beberapa saat.

Smartphone yang dibuat dari bahan-bahan murah tentu lebih rentan rusak. Sementara layar pada smartphone yang mengincar segmen high-end, kebanyakan telah dilapisi Gorilla Glass agar terhindar dari pecah dan gores.

4. Tidak dapat update OS Android terbaru
Samsung memang rajin memberikan update Android versi terbaru ke ponsel-ponsel buatannya. Misalnya, Android 4.0 untuk beberapa smartphone Galaxy. Namun, sayangnya tidak untuk produk-produk low-end.

Setelah anda tahu akan membuat anda semakin mengerti , jadi sebelum membeli bisa memprtimbangkan dulu dan setelah membeli tak merasa kecewa.Dan saran saya belilah ponsel android bermerek agar bila rusak suku cadangnya mudah mencarinya dan dari sisi hardwarenya berkualitas dan awet.

DGtel 555,Android Dual On Plus TV

Setelah sekian lama ikut serta meramaikan pasar ponsel merk lokal, lewat produk-produk berkualitasnya. Mulai ponsel candybar standar untuk pasar entry level, hingga ponsel berkonsep QWERTY dan Touchscreen ala smartphone. Tak ketinggalan, teknologi Dual On pun ikut jadi dagangan utamanya. Dan kini, DGtel mencoba untuk melebarkan wilayah pasarnya dengan menghadirkan ponsel yang didukung sistem operasi Android, yakni DGtel 555.

Disain
Ponsel ini menyuguhkan konsep disain layar sentuh secara penuh. Di areal seluas 3.2 inci, DGtel 555 menanamkan layar sentuh berjenis resistive HVGA. Tak ada tombol konvensional di bagian muka. Untuk mengakses dan menelusuri fasilitas yang ditawarkannya, konsumen cukup menggunakan ujung jari atau pena stylus.

Di bagian bawah layar, DGtel menghadirkan tombol akses (Home, Menu, Back dan Search) yang juga menggunakan metode sentuh, karena memang masih berada di wilayah layar sentuh. Sayang, di produk yang thePONSEL review, tombol akses ini tak dilengkapi dengan LED khusus. Alhasil, akan sulit terlihat, apalagi dalam kondisi pencahayaan minim.

Struktur bodi DGtel 555 memang tak sekeren iPhone atau ponsel pintar branded. Namun, disain kotaknya yang dibalut bahan plastik ber-lis perak, terlihat cukup ‘ciamik’. Ditambah lagi, material pembalut cover belakang yang kesat, terasa nyaman saat digenggam. Solid dan tak mudah licin meski tangan berkeringat.

Di sisi atas, terdapat tombol power yang juga berfungsi sebagai ‘lock screen’. Di sisi kiri tombol ini terdapat celah sempit yang digunakan untuk mencongkel dan membuka cover belakang. Sisi kanan terdapat tombol volume. Sementara, bagian bawah dihiasi port audio jack 3.5mm, port charger/kabel data dan antenna internal yang bisa ditarik ulur.

Interface
DGtel 555 membawa Android 2.2.1 Froyo sebagai sistem operasi yang menggerakan seluruh fitur di dalamnya. Versi Baseband-nya ‘Maui’, dengan Kernel 2.6.32.9, dan menggunakan chipset prosesor MT65xx. Sebagai ponsel Android Froyo, antar muka yang ditawarkan DGtel 555 memang tak jauh beda dengan kebanyakan ponsel sejenis. Menu tersusun dalam mode ‘grid’ dengan ikon khas ponseel Android. Di home scrren, DGtel 555 menyediakan Baca pos ini lebih lanjut

Cara Mengaktifkan Wifi Hot Spot di Ponsel Android

Iklan hape dengan OS Android terbilang gencar dipublikasikan, pasalnya smartphone Android memang sedang naik daun saat ini. Nah, salah satu kebisaan alias kecanggihan yang selalu digadang dari hape Android adalah kemampuannya sebagai WiFi hotspot atau WiFi tethering. Dengan fitur ini, peran handphone Android bisa menjadi lebih luas, berkat menjadi hotspot, Anda bisa berbagi akses, bahkan untuk koneksi dengan laptop tak perlu lagi perangkat USB modem.

Dengan kemampuan yang disediakan Android, apakah Anda sebagai pengguna sudah benar-benar paham akan penggunaan fitur ini? Bisa jadi selama ini, WiFi hotspot hanya sebagai ‘hiasan’ saja tanpa dimaksimalkan. Lewat tips ini, kami ingatkan kembali cara pengaktifan WiFi hotspot secara sederhana. Rasanya sangat menarik memberdayakan handphone Android menjadi hotspot, mengingat operator kini ramai memberikan paket layanan data yang murah dan semakin berkualitas baik
1. Tahap pertama, masuk ke menu setting/pengaturan.

2. Tahap kedua, masuk ke menu wireless dan jaringan.

3. Tahap ketiga, masuk ke menu mobile network.

4. Tahap keempat, centang atau aktifkan layanan paket data.
5. Tahap kelima, setelah proses keempat akan muncul notifikasi sebagai berikut, pilih oke.
6. Tahap keenam, paket data sudah dalam posisi aktif.

7. Tahap ketujuh, silahkan menuju ke menu tethering dan portable hotspot.

8. Tahap kedelapan, masuk ke menu konfigurasi mobile AP.
9. Tahap kesembilan, lakukan konfigurasi nama SSID, atur pemilihan password, dan format enkripsi.
10. Tahap terakhir, pastikan tanda centang pada mobile AP seperti gambar di bawah ini, tandanya WiFi hotspot telah aktif di hape Anda
Sumber:seluler.co.id

Mito 9800 Android Froyo Dual SIM

Mito Mobile akhirnya menggelontorkan pula ponsel pintar (smartphone) yang saat ini trennya sedang naik, yakni ponsel ber-sistem operasi Android. Seri perdana untuk kategori ini adalah Mito 9800.

Konsep yang ditawarkan ponsel Android Mito ini terbilang cukup menarik. Pasalnya, selain didukung layar sentuh (touchscreen) berukuran 2.8 inci TFT QVGA, Mito 9800 juga dibekali keypad QWERTY ala BlackBerry. Untuk panel navigasi menu, ponsel ini menghadirkan tombol sentuh khas ponsel Android. Di sisi bodi, Mito 9800 menanamkan beberapa tombol fungsi (volume, kamera, power), port kabel data microUSB, port audio jack 3.5mm yang strukturnya mengadopsi konsep BlackBerry.

Untuk sistem operasi, Mito 9800 menggunakan Android 2.2 Froyo. Otomatis, interface dan karakter menunya pun tak jauh beda dengan ponsel sejenis. Termasuk fasilitas yang disediakan. Misalnya saja Google Search, Gmail, Instant Messanger (Yahoo Messenger), Social Networking (Facebook, Twitter) dan tentunya Android Market. Poin plusnya, Mito 9800 sudah didukung GPS dan peta digital (Google Maps).

Di sisi multimedia, Mito 9800 dijejali kamera 2 Megapiksel, audio/video player, radio FM dan game yang bisa didownload dari Android Market. Nah, buat koneksi disediakan kanal EDGE/GPRS plus jalur WiFi untuk internetan di free hotspot. Ada juga Bluetooth, kabel data microUSB serta audio jack 3.5mm. Layaknya merk lokal kebanyakan, Mito 9800 pun didukung dengan teknologi Dual On GSM yang diperkuat dengan hadirnya 2 slot kartu SIM di bagian dalam (di balik baterai).

Spesifikasi:
Jaringan: Dualband GSM (900/1800 MHz) & Dual On; Layar: 2.8 inci, TFT Touchscreen QVGA; OS: Android 2.2 Froyo; Transfer data: EDGE, GPRS; Kamera: 2 Megapiksel, video recorder; Memori eksternal: microSD (hotswap); Messaging: SMS, MMS, Email; Konektivitas: WiFi, Bluetooth, kabel data microUSB, Audio jack 3.5mm; Browser: HTML; Fitur lain: Polifonik (MP3), MP3/MP4 player, radio FM, GPS, Google search, Google Maps, YouTube, Facebook, Twitter, Gmail, Yahoo Messenger, Calendar, calculator, alarm, Game; Baterai: Lithium ion

(sumber theponsel.com)

Samsung Galaxy Y,Android Gingerbread Low End

Jakarta – Tidak hanya bermain di pasar Android high endsaja, Samsung agaknya tetap berkomitmen di pasar Android entry level. Belum lama ini, mereka mengeluarkan ponsel Android berharga murah, Galaxy Y.

Y sendiri adalah kependekan dari Young atau muda. Jelas pasar utama dari handset ini adalah kalangan anak muda atau pengguna Android pemula yang ingin merasakan seperti apa OS ‘robot hijau’ ini.

Meski berharga relatif terjangkau, Samsung Galaxy Y sudah dibekali dengan prosesor 800Mhz serta OS Android 2.3 Gingerbread. Mari kita simak lebih lanjut seperti apa kemampuan ponsel ini.

Ukuran Mungil

Galaxy Y wujudnya memang mungil. Berukuran 104 x 58 x 11.5 mm dengan berat tidak mencapai 100 gram, ia tidak terlihat bongsor dan termasuk smartphone ringan dan praktis digunakan.

Terlihat hanya ada 3 tombol di bagian bawah layar yakni tombol multitasking, home dan back (urut dari kiri ke kanan). Tombol-tombol tersebut bersifat ‘touch sensitive’ sehingga tak perlu menekan keras untuk mengoperasikannya.

Bahan pembuatan Galaxy Y dari plastik dengan aksen silver di bagian pinggir. Bagian belakang berupa plastik dengan semacam tekstur untuk memudahkan pegangan. Sayangnya, ponsel ini tidak dibekali dengan tombol khusus kamera.

Secara umum, desain Galaxy Y memang terlihat biasa-biasa saja meski masih bisa menghindari kesan murahan. Cukup wajar memang mengingat harganya yang sangat terjangkau untuk ukuran smartphone.

Layar Kurang Jernih

Galaxy Y memiliki bentang layar 3 inch TFT kapasitif beresolusi 240×320 pixel. Layar ini memang tampak seadanya dan kurang jernih. Barangkali ini adalah salah satu bentuk kompromi agar harganya bisa tetap terjangkau.

Layaknya saudara-saudara terdahulunya, Galaxy muda ini pun dilengkapi TouchWiz UI. Urusan akses internet, ponsel ini tergolong tangguh, sama seperti handset Android lainnya. Ia juga memiliki kemampuan akses data setingkat HSDPA dan HSUPA. Yang menarik, Galaxy Y tidak terlalu panas saat digunakan untuk thetering berjam-jam.

Kamera 2 megapixel yang dimiliki Samsung Galaxy Y nampaknya terkesan nanggung, dimana vendor lain sudah banyak yang bermain di 3.2 megapixel keatas, bahkan 5MP di kisaran harga relatif sama. Bisa ditebak, hasil pemotretan pun biasa saja.

Android mungil yang juga medukung Java MIDP ini memiliki fitur penjajak lokasi alias GPS dengan fungsi A-GPS juga, sehingga anda tak perlu khawatir kesasar jika jalan-jalan ke daerah yang belum dikenal.

Sebagai alat pengusir suntuk, disediakan media player berupa MP 3 player yang baik kualitas suaranya. Output dari speaker cukup bagus dan seperti biasa perlu menggunakan earphone untuk mendengar kualitas suara yang sesungguhnya. Galaxy Y juga bisa merekam video QVGA@15fps.

Jika merasa bosan, masih ada FM Radio yang akan menemani kita bersantai. Jangan lupa harus memasang earphone kalau ingin mendengar siaran radionya.

Ponsel ini dibekali baterai berkekuatan 1200 mAh Li-Ion. Dengan kapasitas itu, nampaknya cukup pas untuk menopang seluruh aktifitas yang akan dikerjakannya termasuk multitasking dan multimedia.

Kesimpulan:
Jika boleh digambarkan dengan satu kalimat, Galaxy Y merupakan ponsel kecil cabe rawit yang harganya murah serta fungsional. Kemampuannya cukup bisa diandalkan meski pengguna harus rela kompromi dengan berbagai pengurangan di sana sini. Ponsel ini memang hanya dibanderol Rp 1,2 Juta. Sepertinya cocok untuk anak muda dan mereka yang ingin berhemat.

Kelebihan:
+ Murah dan fungsional
+ Thetering tidak panas
+ Ringan

Kekurangan:
– Kamera hanya 2 MP
– Layar kurang jernih

Spesifikasi kunci:

– OS Android Gingerbread 2.3.5
– Prosesor 832 MHz
– Layar 3.0 TFT capacitive touchscreen, 256K colors, 240 x 320 pixels
– Kamera 2 MP
– Memori internal 160 MB, slot microSD sampai 32GB
– Baterai Li-Ion 1200 mAh

Sumber:detik.com